Hello, everyone! We’re back! Maaf udah lama ga update.
Yap, it’s been 5 months since we wrote last time. Itu karena kami semua lagi FOCUS ujian. And finally! We just
graduated! Dan kali ini kami akan cerita sedikit tentang masa SMP kami. Sebenarnya mau ditulis dengan bahasa
yang formal dan tata bahasa yang benar(ala-ala cerpen gitu), tapi kalian semua
pasti akan lebih malas baca. Soon aja deh, ya. Jadi, maaf kalau bahasanya
campur aduk. Hehehe. Btw, ada foto-fotonya juga lho! Okay let’s start!
Back to 2015/2016-Kelas 7
Sabtu, 11 Juli 2015. Pembagian
kelas dan briefing untuk MOPD (sekarang MPLS). Satu kata untuk hari itu,
“CANGGUNG”. Bener-bener canggung. 165 orang berada dalam satu tempat yang sama,
tapi berkumpul sesuai SD-nya masing-masing. How funny we are! Dan yang paling ngenes adalah mereka yang ga punya temen dari SD yang sama. Mereka
hanya bisa diam dan mengamati betapa bahagianya yang bisa berkumpul dengan
teman-teman SDnya. Miris (just kidding, okay😂)
Satu kata yang terngiang di
pikiran saat dengar kata “MOS” (atau MOPD/MPLS) adalah pentas seni. Kenapa? Karena kegiatan MOS (MOPD/MPLS) waktu itu
sangaaaat membosankan (maaf Pak, Bu J),
kecuali pentas seni. Yaa, walaupun sebenarnya acaranya lumayan creepy, tapi accoustic
7A saat itu, suara Agnes dan Michell, stand up comedy ala Edgar-Emyr, dan
Laskar Pelangi 7D-7E bener-bener unforgettable.
Kelas 7 itu masa peralihan yang
bener-bener kentara banget. Kenapa?
Karena beberapa orang yang dulunya alim dan pendiam bisa berubah 1800
jadi hiperaktif, dan yang paling ngagetin adalah mereka jadi suka ngomong
KASAR. Selain itu, menurut pengamatan kami, banyak banget temen-temen yang
sebelumnya belum mengenal ‘pacaran’, tiba-tiba jadi kolektor mantan dalam waktu
beberapa bulan. Unbelievable.
| Thanks ex7B buat fotonya |
![]() |
| Thanks ex7D buat fotonya |
Meski belum terlalu mengenal satu
sama lain dan kelas masih didominasi oleh kelompok-kelompok tertentu, kami juga
punya pengalaman-pengalaman asik yang kami rasakan sama-sama. Misalnya waktu
sabtu bersih, ada yang susah-susah bersihin, ada yang malah gabut-gabutan duduk
di emper depan kelas; waktu sebelum
pramuka mulai, jajan bareng, leyeh-leyeh
bareng di lapangan, abis itu kedandapan baris karena peluit pratama
udah ditiup; dan masih banyak lagi.
Sebenarnya, banyak banget
peristiwa-peristiwa lain yang susah dilupakan. Mulai dari belajar bareng di
kelas, rusuh di kelas, debatnya 7E vs 7A, anak 7B yang berantem, anak 7D yang
‘ngintip’ kaum hawa 7A di ruang ganti, PDKT, bikin gang, main HP di perpus, WiFian di sekolah
(mungkin emang pertama kalinya punya sekolah yang ada WiFi), LDK OSIS dan MPK, males-malesan
bikin mading kelas, nembang, akrab bareng kakak kelas, nungguin temen boker, gabut
ga jelas waktu jeda semester, uang
kas yang hilang, dan masih banyak lagi. Dan satu peristiwa yang pasti ga lupa adalah kemah pramuka pertama
kami.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar