Selasa, 21 Agustus 2018

MACAM - MACAM ANGGREK HIAS






 Hai! Welcome to Go Go Focus--Ayo Fokus, Jangan Rakus. Right now, we are going to Focus on "Anggrek Hias". Disini kita akan membahas tentang bermacam-macam jenis bunga Anggrek--Anggrek hias tepatnya. Oke, langsung aja...
Berikut beberapa jenis dari Anggrek Hias..
Let's Read...

ANGGREK HIAS

Anggrek Hias


Suku anggrek-anggrekan (bahasa Latin: Orchidaceae) merupakan satu suku tumbuhan berbunga dengan anggota jenis terbanyak. Jenis-jenisnya tersebar luas dari daerah tropika basah hingga wilayah sirkumpolar, meskipun sebagian besar anggotanya ditemukan di daerah tropika. Kebanyakan anggota suku ini hidup sebagai epifit, terutama yang berasal dari daerah tropika. Anggrek di daerah beriklim sedang biasanya hidup di tanah dan membentuk umbi sebagai cara beradaptasi terhadap musim dingin. Organ-organnya yang cenderung tebal dan "berdaging" (sukulen) membuatnya tahan menghadapi tekanan ketersediaan air. Anggrek epifit dapat hidup dari embun dan udara lembap.
Bunga anggrek merupakan bunga yang unik. Bunga anggrek memiliki bermacam macam warna, ada bunga anggrek putih, merah muda, kuning, ungu dan masih banyak lagi, bunga ini juga tergolong cukup unik karena memiliki berbagai macam jenis. Anggrek juga salah satu dalam kelompok tumbuhan rambat.
Anggrek hias memiliki beberepa jenis. Antara lain Anggrek Bulan Kalimantan Barat, Anggrek Tebu, Anggrek Kantong Kolopaking, Anggrek Hitam, Anggrek Bulan dan masih banyak lagi. Nama ilmiah dari tanaman Anggrek Bulan Kalimantan Barat adalah Paraphalaenopsis serpentilingua. Ciri utama bunga anggrek bulan Kalimantan adalah bunga berwarna putih dengan corak berwarna kuning dan merah.
Dengan bentuk yang lucu dan warna yang menawan membuat orang yang melihatnya akan terpesona dengan keindahannya. Bunga anggrek kalimantan merupakan salah satu jenis bunga yang dilindungi oleh pemerintah Indonesia. Bunga anggrek tebu merupakan salah satu bunga anggrek yang paling besar karena mempunyai berat mencapai 1 ton dengan tinggi 3 meter. Bunga dengan nama latin Grammatophyllum speciosum memiliki ciri warna kuning dengan bintik berwarna coklat merah atau kehitam-hitaman. Salah satu keunikan dari bunga anggrek ini adalah tidak mudah layu meskipun telah dipotong batangnya, bahkan bisa bertahan sampai 2 bulan.
Anggrek Kantong Kolopaking termasuk dalam jenis tanaman yang sangat langka. Bunga ini merupakan salah satu tanaman endemik Kalimantan Tengah yang hidup di bebatuan berlumut. Habitat bunga ini berada pada ketinggian 600dpl. Anggrek jenis ini hanya ada di Kalimantan Tengah. Anggrek katung kolopaking memiliki nama latin Paphinopedilum kolopakingii dengan ciri daun berwarna hijau tua, dan berbentuk pita dengan ujung bulat dengan panjang sekitar 20 sampai 80 cm.

Anggrek Hitam Papua
Macam-macam Anggrek

Anggrek hitam memiliki nama latin Coelogyne pandurata merupakan salah satu tanaman yang digunakan sebagai maskot provinsi Kalimantan Timur dan Papua. Anggrek ini biasanya tumbuh di tempat yang teduh seperti di pohon-pohon tua, di daerah dekat rawa dan pantai dan di daerah dekat sungai-sungai di hutan basah.

Ciri khas anggrek hitam Kalimantan Timur terletak pada bunganya yaitu lidah yang memiliki warna hitam dengan sedikit garis-garis warna hijau dan berbulu. Dalam setiap tandan terdapat sekitar 1 sampai 14 kuntum atau lebih. Sedangkan Anggrek Hitam Papua, kelopaknya berwarna hitam dengan Putik yang berwarna cerah.
Anggrek bulan mempunyai nama latin Phalaenopsis amabilis merupakan salah satu jenis anggrek yang memiliki ciri kelopak bunga yang lebar dan berwarna putih. Jenis anggrek ini termasuk ke dalam tanaman anggrek monopodial yang hidup di tempat yang terkena sedikit cahaya. Bentuk daun yang memanjang dan berwarna hijau sedangkan bagian akar anggrek bulan memiliki warna putih dengan bentuk bulat memanjang.
          Anggrek biasanya dimanfaatkan sebagai tanaman hias, Anggrek Sebagai Simbol dan Aroma Pengharuman, Anggrek Sebagai Tanaman Herbal dan Anggrek Sebagai Bahan Makanan. Dan masih banyak lagi manfaat bunga Anggrek.

 

CORNELIA BETTY S._ X MIPA _ 08

Jumat, 29 Juni 2018

JHS' Memories: Part 2 - Being a 8th Grader


 Hello, everyone! We’re back! Maaf udah lama ga update. Yap, it’s been 5 months since we wrote last time. Itu karena kami semua lagi FOCUS ujian. And finally! We just graduated! Dan kali ini kami akan cerita sedikit tentang masa SMP kami. Sebenarnya mau ditulis dengan bahasa yang formal dan tata bahasa yang benar(ala-ala cerpen gitu), tapi kalian semua pasti akan lebih malas baca. Soon aja deh, ya. Jadi, maaf kalau bahasanya campur aduk. Hehehe. Btw, ada foto-fotonya juga lho! Okay let’s start!

Back to 2016/2017-Kelas 8

Naik kelas 8. Itu artinya kami punya adik kelas. Percaya ga percaya, beberapa dari kami pasti ada yang ngincer adkel, tapi ada juga yang langsung cari musuh. Dan komentar yang terlontar dari kami pas ngeliat adik kelas yg kemayu dan sok-sok an adalah, “ Ih alay banget, sih. Ga punya sopan-santun dih! Ga kaya kita dulu,”. Padahal kami dulu juga sama kayak mereka. Emang nature manusia komentar sebelum bercermin😊

Ehm, pengalaman di kelas 8 banyak juga sih. Bolos tambahan matematika, 8C yang nyembunyiin tasnya salah satu guru, syuting, piknik ke Bali, ngedan di kelas, dan masih banyak lagi. Tapi, yang paling ‘tak terlupakan’ adalah jadi muridnya Bu Yanti. Bukannya diskriminatif terhadap guru-guru lain, tapi Bu Yanti kayak udah jadi bagian tersendiri dalam ingatan kelas 8, gitu, ehehe.

Bicara soal piknik ke Bali, selalu inget bli. Duh jadi kangen:’’ Kami juga inget waktu di hotel, ada yang bolak-balik kamar lain, ada yang malah begadang nonton tv, bahkan ada yang ngerusakin handle pintu kamar mandi; trus juga inget waktu foto-foto bareng; wawancara sama bule ( yang udah susah-susah speak english, ternyata bulenya jawab pake bahasa indonesia. Sip😊); waktu nyebar foto paparazzi temen-temen yang lagi tidur; nyanyi bareng goyang bareng di bis; kebelet boker di bis; dan masiiih banyak lagi. Intinya ngangenin deh.

Makasih Lidya buat Fotonya







Oiya, OSIS dan Pramuka! Jadi inget waktu Elang-Bena, Edgar-Wina, dan Yehuda-
Vidta jadi kandidat paslon ketos-waketos. Yap, congrats to Elang-Bena! And then, we did our first job, bikin video buat hari guru di rumah Bena. Kami juga pernah bolos pelajaran dg alasan mau rapat OSIS eh tapi malah gabut-gabutan di ruang OSIS. Sip, deh😊

Cek video on youtube: https://youtu.be/WIdwXvYiA5Q









Pramuka! Sebelum maju lomba Rayon Bagus, kami (admin & temen-temen pramuka lain) dilantik jadi kader. Yap, kami jalan dari sekolah ke Senjoyo, dan akhirnya malah disuruh nyemplung. Kirain mau ditraktir. Sip. Tapi asik kok.










Oktober 2016, kami ikut lomba GTC dan kami bawa pulang 5 piala! Surprising. Januari 2017, kami perform drumblek di OH dan tiba-tiba kita dikasih job perform lagi di FKSK. Mei 2017, kami kemah bareng kelas 7, dan kami jadi panitia yang scaring gaje pas jerit malam. Dandan jadi setan ga jelas, trus nakut-nakutin adik kelas. Meskipun ada yang ga takut, tapi sumpah, ngakak sendiri ngeliat adik kelas yang nangis ketakutan, teriak-teriak ga jelas, ada yang sujud, bahkan ada yang pingsan.

Lomba GTC, Getasan
Open House

Kamis, 28 Juni 2018

JHS' Memories : Part 1 -Being 7th Grader


 Hello, everyone! We’re back! Maaf udah lama ga update. Yap, it’s been 5 months since we wrote last time. Itu karena kami semua lagi FOCUS ujian. And finally! We just graduated! Dan kali ini kami akan cerita sedikit tentang masa SMP kami. Sebenarnya mau ditulis dengan bahasa yang formal dan tata bahasa yang benar(ala-ala cerpen gitu), tapi kalian semua pasti akan lebih malas baca. Soon aja deh, ya. Jadi, maaf kalau bahasanya campur aduk. Hehehe. Btw, ada foto-fotonya juga lho! Okay let’s start!

Back to 2015/2016-Kelas 7
Sabtu, 11 Juli 2015. Pembagian kelas dan briefing untuk MOPD (sekarang MPLS). Satu kata untuk hari itu, “CANGGUNG”. Bener-bener canggung. 165 orang berada dalam satu tempat yang sama, tapi berkumpul sesuai SD-nya masing-masing. How funny we are! Dan yang paling ngenes adalah mereka yang ga punya temen dari SD yang sama. Mereka hanya bisa diam dan mengamati betapa bahagianya yang bisa berkumpul dengan teman-teman SDnya. Miris (just kidding, okay😂)

Satu kata yang terngiang di pikiran saat dengar kata “MOS” (atau MOPD/MPLS) adalah pentas seni. Kenapa? Karena kegiatan MOS (MOPD/MPLS) waktu itu sangaaaat membosankan (maaf Pak, Bu J), kecuali pentas seni. Yaa, walaupun sebenarnya acaranya lumayan creepy, tapi accoustic 7A saat itu, suara Agnes dan Michell, stand up comedy ala Edgar-Emyr, dan Laskar Pelangi 7D-7E bener-bener unforgettable.

Kelas 7 itu masa peralihan yang bener-bener kentara banget. Kenapa? Karena beberapa orang yang dulunya alim dan pendiam bisa berubah 1800 jadi hiperaktif, dan yang paling ngagetin adalah mereka jadi suka ngomong KASAR. Selain itu, menurut pengamatan kami, banyak banget temen-temen yang sebelumnya belum mengenal ‘pacaran’, tiba-tiba jadi kolektor mantan dalam waktu beberapa bulan. Unbelievable.
Thanks ex7B buat fotonya
             
Thanks ex7D buat fotonya

   
Meski belum terlalu mengenal satu sama lain dan kelas masih didominasi oleh kelompok-kelompok tertentu, kami juga punya pengalaman-pengalaman asik yang kami rasakan sama-sama. Misalnya waktu sabtu bersih, ada yang susah-susah bersihin, ada yang malah gabut-gabutan duduk di emper depan kelas; waktu sebelum pramuka mulai, jajan bareng, leyeh-leyeh bareng di lapangan, abis itu kedandapan baris karena peluit pratama udah ditiup; dan masih banyak lagi.

Sebenarnya, banyak banget peristiwa-peristiwa lain yang susah dilupakan. Mulai dari belajar bareng di kelas, rusuh di kelas, debatnya 7E vs 7A, anak 7B yang berantem, anak 7D yang ‘ngintip’ kaum hawa 7A di ruang ganti, PDKT, bikin gang, main HP di perpus, WiFian di sekolah (mungkin emang pertama kalinya punya sekolah yang ada WiFi), LDK OSIS dan MPK, males-malesan bikin mading kelas, nembang, akrab bareng kakak kelas, nungguin temen boker, gabut ga jelas waktu jeda semester, uang kas yang hilang, dan masih banyak lagi. Dan satu peristiwa yang pasti ga lupa adalah kemah pramuka pertama kami. 


Thanks Lidya buat fotonya


Senin, 11 Desember 2017

Siapa itu Santo Fransiskus?

Riwayat Hidup Santo Fransiskus Assisi


Fransiskus lahir di Assisi, daerah Umbria pada tahun 1181. Ayahnya adalah pedagang kaya bernama Pietro Bernadone dan ibunya bernama Dona Pica Bernadone. Ia dibaptis di gereja St. Rutfi no di Assisi dengan nama Johannes  Pembaptis. Sepulang dari negeri Prancis, karena kekagumannya akan negeri itu, ayahnya mengganti nama “Johannes” dengan “Francesco”.
Sejak masih kecil hingga berumur sekitar 25 tahun, ia menghabiskan dan menyia-nyiakan waktunya secara menyedihkan. Ia suka pamer, pesta pora, menarik perhatian dengan lelucon murahan, omong kosong, dan berpakaian mewah.

Fransiskus Muda seakan tidak dapat mengendalikan diri untuk memenuhi hasrat kemudaannya. Pada saat itu, rahmat Allah hadir atasnya. Fransiskus Sakit dalam waktu lama. Dalam sakitnya, ia mengalami perubahan pola pikir. Ia mulai tidak dapat lagi mengalami indahnya dunia, merasakan dirinya tidak berharga.

Namun, seiring waktu berjalan, niat baiknya luntur. Ia sering mengikuti perang agar mendapat kemuliaan dan ketenaran. Sampai-sampai, ia pernah dijebloskan ke dalam penjara, tetapi dibebaskan setelah satu tahun.

Suatu hari, seorang bangsawan Assisi hendak bertolak ke Apulia. Mendengar itu, Fransiskus berkobar-kobar hatinya ingin mengikutinya. Ia asyik berpikir tentang rencana itu dan bersemangat untuk berangkat, ketika pada suatu malam ia kembali dikunjungi Tuhan. Ketika sedang tidur nyenyak, tampaklah seseorang yang tak dikenal memanggil namanya dan mengantarnya ke puri yang maha luas dan menyenangkan. Ia melihat bermacam-macam senjata dan baju zirah yang sangat indah. Tapi tiba-tiba Tuhan mengaatakan bahwa senjata-senjata dan pakaian perang itu tidak diperuntukkan baginya. Semenjak saat itu, Fransiskus  mulai menarik diri dari lingkungannya. Ia pergi ke gua dekat Assisi untuk berdoa memohon rahmat dan kekuatan.
Suatu hari, ia mendapat panggilan Allah untuk mengunjungi orang kusta, orang yang selama ini ia pandang rendah. Setelah itu, ia berkuda di dekat Assisi, dan dijumpainya seorang kusta. Ia selalu merasa ngeri terhadap penderita kusta tetapi saat itu ia berusaha sekuat-kuatnya mengatasi kejijikan yang menderanya. Kemudian ia turun dari kudanya dan sambil memberikan uang kepada orang kusta itu, ia mencium tangannya.

Padasuatu hari, ketika Fransiskus sedang berjalan di dekat Gereja San Damiano, didengarnya suara dari dalam yang mendesaknya masuk ke dalam dan berdoa. Ia menurutinya. Sambil berlutut di depan gambar Penyelamat yang Tersalib, ia mulai berdoa dengan amat khidmat. Kemudian suara itu mengatakan bahwa Fransiskus sebaiknya memperbaiki gereja yang hampir roboh itu.
Lalu ia pulang dan kembali lagi ke San Damiano dengan riang dan penuh semangat. Tak lupa ia memakai baju pertapanya. Kemudian ia mulai memperbaiki gereja tersebut. Banyak orang mencemoohnya dan menganggapnya gila, sedangkan orang lain terharu. Ia tidak ambil pusing akan tertawaan orang dan menyampaikan syukur kepada Tuhan dengan semangat yang berkobar-kebar. Sejak saat itu hatinya terkena dan terlukai cinta kasih yang meluluhkan dan belas kasihan kepada derita Kristus. 
Dalam hidup selanjutnya ia menanggung luka-luka Tuhan Yesus dalam hatinya. Semenjak itu, ia terus-menerus mematiragakan tubuhnya dengan keras, tidak hanya bila ia sehat, tetapi juga bila ia sakit. Sampai saat perbaikan Gereja San Damiano diselesaikan, Bapa Fransiskus masih mengenakan jubah pertapa dengan sabuk kulit sebagai ikat pinggang. Ia membawa tongkat dan kakinya pun berkasut. Pada suatu hari dalam perayaan misa kudus, ia mendengar sabda Kristus yang mengutus murid-muridnNya pergi mewartakan sabda, tanpa membawa emas atau perak dan bekal. Setelah mendengar injil tersebut, maka ia mulai mempraktikkannya dan melaksanakannya.

Fransiskus sering ke Gunung La Verna dekat Arezzo. Ketika berdoa, Fransikus mendapat penglihatan tentang Yesus yang terpaku di salib. Daripadanya Fransiskus memperoleh kelima luka Tuhan Yesus: pada kedua kaki, kedua tangan, dan lambung. Kelima luka itu disebut stigmata(dirayakan pada tanggal 17 September). Fransiskus merasa sakit sekali, namun diterimanya dengan penuh kegembiraan dan kemanisan.

Demikianlah Allah telah menangkap Allah telah menangkap pilihanNya. Dari ksatria pilihan Allah sendiri inilah akan muncul aliran yang berkembang pesat dan menjadi ordo terbesar dengan pengikut terbesar yang pernah ada dalam sejarah gereja.

Note: 
Sumber: Buku Kemarsudirinian Kelas VII

Go Go Focus!

Senin, 27 November 2017

Christmas 2017: Part 1

TIPS MENYIAPKAN NATAL YANG SPESIAL

Hai! Welcome to Go Go Focus--Ayo Fokus, Jangan Rakus. Right now, we are going to Focus on "Tips Menyiapkan Natal yang Spesial". Kami akan menyajikan 7 tips menyiapkan Natal yang spesial! Buat Natal-mu spesial tahun ini!
  1. Tentukan Konsep, Yap, Konsep! Pilih konsep Natal-mu tahun ini! Apakah 'Party'? Atau 'Simple'? 'Red Christmas'? 'Santa Claus'? Pemilihan konsep sangat diperlukan saat kamu mendekor ruanganmu nanti!
  2. Siapkan Dana. Apakah kamu akan merayakan party untuk natal tahun ini? Atau bakti sosial ke Panti Asuhan? Atau membuat kue Natal? Siapkan dana terlebih dahulu, yaa. 
  3. Give a Gift! Natal adalah momen yang tepat untuk berbagi hadiah kepada orang yang kita sayangi. Bisa orang tua, teman, sahabat, guru, dan lain-lain. Kamu tidak perlu memberi hadiah yang mahal. Kamu bisa membuatnya sendiri(hand made), loh! Lebih hemat!
  4. Membuat Kue Natal, Nih, buat kamu yang suka masak! Bikin kue natal, yuk! Ada Gallete des Rois, Panettone,Cupcake, Brownies, dan lain-lain! Untuk yang kurang suka memasak, kamu bisa membelinya di toko kue atau kamu bisa mengajak temanmu yang hobi memasak untuk memasak kue bersama.
  5. Hias Ruanganmu. Apa kamu sudah menentukan konsep untuk Natal tahun ini? Jika sudah, sekarang hias ruanganmu sesuai konsepmu! Kamu bisa menggunakan barang bekas agar hemat uang!
  6. Undang Teman. Sepi rasanya merayakan Natal sendirian. Ayo ajak saudara, teman, dan sahabatmu untuk datang ke rumahmu. Adakan acara sederhana. Doa bersama, menonton film, memasak bersama, atau makan bersama.
  7. Untuk yang beragama Kristen atau Katolik, Jangan Lupa ke Gereja, yaa!☺❤
Nah, itu tadi 7 tipsnya! Selamat menyiapkan! Go Go Focus!

Hello, Blog!

Introduction
Hai! Welcome to our world, "Go Go Focus--Ayo Fokus, Jangan Rakus". Absurd sih namanya, tapi artinya dalem loh. Abaikan~. Okay, Go Go Focus written by Betty, Lidwine, Jevina, dan Tiara.


  • Pertama, kami mengucapkan terimakasih kepada Bu Maria, our TIK's teacher, yang sudah memberi kesempatan membuat blog semacam ini. Mungkin, kami nggak akan mencoba hal-hal semacam ini kalau nggak disuruh ehehe.
  • Kedua, kami minta maaf kalau bahasa yang digunakan disini beraneka ragam. Tapi, tenang ajaa, bahasa akan kami sesuaikan dengan topiknya, kok. Kalau topiknya tentang jurnal kami atau tentang curahan hati kami, yaa kami akan gunakan bahasa yang nggak baku. *ps: seperti ini.
  • Ketiga, jangan kapok kalau udah ngebuka blog kami, ya! Kami akan rutin update, kok. Dan menarik pastinyaa. Mohon masukan, kritik, dan saran dari temen-temen, ya!

Okay, Stay Tune, ya! Bye. See you~